Nama :Vidila Rosalina
NIM :332 208 594
OOP (Object Oriented Programming) merupakan terobosan baru dalam pemrograman setelah pemrograman prosedural. Selain memiliki class dan object, terdapat dua konsep utama yang ada di OOP yaitu: Inheritance (suatu kelas berasal dari turunan pertama atau lebih kelas lainnya)dan Polymorphism (kemampuan objek berubah menjadi objek yang lain).
Sekarang kita bahas tentang kedua konsep tersebut di atas:
Enheritance
Yang ini intinya adalah mengembangkan class yang sudah ada. Jadi kita gak perlu ngebentuk dari awal lagi, class yang sudah ada bisa dimodifikasi
atau ditambah fungsinya sesuai dengan kebutuhan. Ada yang bisa ditambah ada yang dimodifikasi. Dulu mobil remote kontrol tanpa kabel hanya ada satu tombol. bila dipencet mobilnya akan maju, dan kalo gak dipencet mobilnya muter-muter terus searah jarum jam. Sekarang bisa bergerak sesuai keinginan kita.
Contoh lain adalah tentang televisi. Dulu fungsi jam tangan hanya nonton sinetron saja, tapi sekarang fungsinya sudah nambah, dari yang bisa untuk alarm sampai untuk main game playstation.
Sekarang contoh yang dimodifikasi. Jika dulu perseneling mobil hanya manual sekarang sudah ada yang otomatis.
Jadi, dengan inheritance semua perubahan itu gak ngerubah bulat-bulat objek yang ada, tetapi hanya menambah dan memodifikasi dengan mempertahankan objek (class) awalnya.
Contoh bagaimana memodifikasi mobil menjadi mobil Balap dengan mewariskan atribut dan method class mobil kepada class mobil balap:
class Mobil{
int kecepatan=0;
void tambahKecepatan(int pertambahanKecepatan){
kecepatan=kecepatan+pertambahanKecepatan;
System.out.println("Kecepatan:"+kecepatan);
}
class MobilBalap extendsMobil{
int setGigi;
public void setGigi(int jumlahGigi){
setGigi = jumlahGigi;
System.out.println("Gigi Perseneling:" + setGigi);
}
}
Polymorphism
Merupakan inti dari OOP. Sebab dengan satu baris perintah kita bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan, fungsi itu akan menyesuaikan sendiri ke pemanggilnya. Ilustrasinya adalah tombol play. Dimana-mana tombol play fungsinya sama, untuk menjalankan. Coba liat, padahal kan beda cara kerja tombol play di vcd, tape recorder, dan radio.
Setelah melihat diberbagai referensi pun gak ada yang ngasih contoh yang mudah dipahami. Hanya itu contoh yang paling mudah dipahami. Inti Polymorphism adalah objek yang kita gunakan ini bisa berubah sesuai dengan kondisi yang terjadi. Jadi kita tidak perlu nulisin kode program panjang-panjang.
Mungkin dengan contoh polymorphism di bawah ini anda bisa ada gambaran.
class Mobil{
String Warna;
int TahunProduksi;
public Mobil( String Warna, int TahunProduksi) {
this.Warna = Warna;
this.TahunProduksi = TahunProduksi;
}
public void info(){
System.out.println("WARNA : " + this.Warna );
System.out.println("TAHUN PRODUKSI : " + this.TahunProduksi );
}
}
public class MobilKonstruktor{
public static void main(String[] arg){
Mobil mobilku = new Mobil("PINK", 2008);
mobilku.info();
}}
Encapsulation
Enkapsulasi atau pengkapsulan pada intinya adalah kita gak perlu tau apa sih yang ada dalam objek itu (class), yang kita butuhkan adalah apa kegunaan, bagaimana cara memakainya dan apa yang akan terjadi. Ilustrasinya adalah motor. Gimana cara ngidupin motor? masukin kunci, tekan tombol starter dan gas atau kalo gak ada dienkol aja. Mudah bukan? Kita gak perlu tahu apa sih yang terjadi sebenarnya pas kita mencet starter atau engkol, taunya motor hidup dan bisa dijalankan. Ilustrasi lainnya adalah remote control tanpa kabel pada mobil-mobilan. Kalian kan gak perduli kerja remote control itu yang sebenarnya, yang penting begitu dihidupin dan dan stiknya digerakin ke atas dia bakal maju. Begitu digerakin ke kanan, dia bakal belok, dst.
Contoh terakhir adalah Televisi. Ini juga penjelasan yang paling mudah dipahami. Taukan fungsi televisi? betul, buat nonton sinetron. Pas beli televisi kita hanya memilih tampilan dan kualitas yang bagus, itu yang terpenting. Masa bodo dengan cara mesin rangkaian digital yang bekerja di dalam televisi itu.
Gimana ngertikan konsep Encapsulation? intinya kita hanya perlu tau apa kegunaannya, gimana cara memakainya dan hasilnya apa. Dan saya belum bisa ngasih contoh coding-nya karena materi dari Pak Romi belum nyampe sini ;)
Ok dech, itu teori yang bisa saya tulis, mudah-mudahan ada gambaran tentang OOP walaupun sedikit :D (Oleh: Vidila Rosalina)
Jumat, 07 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar